Kamis, 07 Mei 2026
--°C --
-- · --
News

Strategi Sleman Gaet Investor: Bupati Harda Kiswaya Tekankan Harmonisasi Buruh dan Pengusaha

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
01/05/2026, 17:20 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Strategi Sleman Gaet Investor: Bupati Harda Kiswaya Tekankan Harmonisasi Buruh dan Pengusaha

Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Wakil Bupati Danang Maharsa saat memberikan santunan beasiswa pada peringatan Hari Buruh Internasional di Lapangan Denggung.Foto:ANT

jogja.fin.co.id - Pemerintah Kabupaten Sleman membidik peningkatan nilai investasi melalui penguatan hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan pengusaha. Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menegaskan bahwa stabilitas dunia kerja merupakan variabel kunci untuk membangun kepercayaan investor di wilayahnya.

Dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang berlangsung di Lapangan Denggung, Jumat 1 Mei 2026, Harda menyebutkan bahwa hak buruh yang terpenuhi berbanding lurus dengan daya saing daerah. Momentum ini menjadi penguat komitmen kolektif untuk menciptakan iklim usaha yang sehat di Kabupaten Sleman.

"Hubungan yang harmonis akan meningkatkan kepercayaan investor. Pada akhirnya, kondisi ini akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Sleman," ujar Harda Kiswaya di hadapan ribuan pekerja.

Senada dengan hal tersebut, tema May Day tahun ini mengusung "Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja". Harda menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan buruh adalah fondasi utama dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

Bukan Sekadar Seremonial: Jaminan Sosial dan Aksi Nyata

Peringatan hari buruh di Sleman tahun ini tampil beda dengan menyentuh aspek kebutuhan dasar pekerja secara langsung. Ketua Panitia, Hendrik Hellis Wuryatno, melaporkan sebanyak 3.500 peserta memadati Lapangan Denggung untuk mengikuti berbagai rangkaian aksi sosial.

Pemkab Sleman tidak hanya menggelar jalan santai dan senam bersama, tetapi juga menyerahkan klaim BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada ahli waris dan korban Kecelakaan Kerja (JKK). Langkah ini menegaskan kehadiran negara dalam melindungi risiko profesi para pekerja di lapangan.

Selain itu, aspek pendidikan anak pekerja turut menjadi perhatian. Sebanyak 50 beasiswa disalurkan bagi anak-anak buruh berprestasi di jenjang SD dan SMP. Bantuan ini melengkapi distribusi 100 paket sembako bagi keluarga pekerja yang masuk kategori kurang mampu.

Layanan Terpadu untuk Pekerja

Advertisement

Kemeriahan May Day juga dimanfaatkan untuk mendekatkan layanan publik kepada para buruh. Fasilitas seperti periksa kesehatan gratis, donor darah, hingga pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) daring tersedia di lokasi acara.

Kehadiran Wakil Bupati Danang Maharsa serta jajaran Forkopimda Sleman menunjukkan soliditas pemerintah dalam mendukung ekosistem ketenagakerjaan. Dengan pendekatan yang humanis, Pemkab Sleman optimis target kemajuan industri dapat tercapai tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan dan kesejahteraan para pekerja.


Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
Penulis jogja.fin.co.id