Kamis, 07 Mei 2026
--°C --
-- · --
News

Tragis! Remaja Sleman yang Hanyut di Kali Progo Ditemukan Meninggal Tak Jauh dari Lokasi

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
01/05/2026, 22:14 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Tragis! Remaja Sleman yang Hanyut di Kali Progo Ditemukan Meninggal Tak Jauh dari Lokasi

Petugas Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah remaja yang hanyut di aliran Sungai Progo ke daratan menggunakan tandu.Foto:IG@saryogyakarta

jogja.fin.co.id – Upaya pencarian intensif terhadap seorang remaja yang hanyut di aliran Sungai Progo akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menemukan Eza (14), warga Sendangagung, Minggir, Sleman, dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat sore 1 Mei 2026. Jenazah korban muncul ke permukaan air tidak jauh dari titik awal ia terpeleset.

Insiden memilukan ini bermula ketika korban tengah asyik bermain bersama seorang rekannya di bantaran Kali Progo, wilayah Kalibawang, Kulon Progo, sekitar pukul 12.15 WIB. Kondisi arus sungai yang cukup deras saat itu diduga menjadi faktor utama korban langsung terseret jauh setelah kehilangan keseimbangan di bibir sungai.

Kronologi Kejadian dan Penemuan Korban

Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis, menjelaskan bahwa korban sedang berada di tepi sungai sebelum akhirnya terjatuh. Rekan korban yang menyaksikan kejadian tersebut langsung bergegas mencari bantuan kepada masyarakat sekitar. Laporan yang masuk segera ditindaklanjuti oleh satu tim rescue yang membawa peralatan penyelamatan air lengkap.

Pencarian yang berlangsung selama beberapa jam tersebut berakhir tepat pada pukul 16.06 WIB. Search and Rescue Unit (SRU) 3 yang sedang menyisir lokasi mendapati jasad korban mengapung sekitar 6 meter dari lokasi kejadian perkara.

"Korban ditemukan muncul di permukaan oleh tim SRU 3. Kami langsung melakukan evakuasi terhadap jenazah korban saat itu juga," ungkap Humas Kantor Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Advertisement

Pasca evakuasi dari aliran sungai, petugas segera membawa jenazah Eza ke rumah sakit terdekat untuk menjalani pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka. Kecepatan tim dalam merespons laporan menjadi faktor kunci dalam penemuan korban di hari yang sama.

Dengan terevakuasinya korban, otoritas terkait secara resmi mengakhiri operasi pencarian di wilayah tersebut. Basarnas Yogyakarta mengapresiasi kerja keras seluruh elemen yang terlibat, mulai dari TNI, Polri, hingga relawan masyarakat setempat.

"Karena korban sudah ditemukan, operasi SAR ini secara resmi kami nyatakan ditutup," tambah Pipit.

Kejadian ini kembali menjadi peringatan keras bagi masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan kewaspadaan saat anak-anak bermain di sekitar aliran sungai besar. Karakteristik Sungai Progo yang memiliki arus bawah yang kuat seringkali tidak terprediksi dan sangat berbahaya bagi aktivitas di pinggir sungai saat cuaca tidak menentu.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
Penulis jogja.fin.co.id