Kamis, 07 Mei 2026
--°C --
-- · --
News

Bentrokan Pelajar di Mandala Krida: Aksi Kejar-kejaran Hingga Jatuhnya Korban Luka

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
05/05/2026, 13:19 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Bentrokan Pelajar di Mandala Krida: Aksi Kejar-kejaran Hingga Jatuhnya Korban Luka

Personel kepolisian melakukan pengamanan di simpang Mandala Krida Jogja setelah terjadi bentrokan antarkelompok pelajar.Foto:IST/IG

jogja.fin.co.id - Ketenangan warga di sekitar simpang Mandala Krida, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, terusik oleh aksi tawuran antarkelompok pelajar pada Selasa 5 Mei 2026 pagi. Insiden yang terekam kamera warga ini mendadak viral di media sosial setelah menunjukkan puluhan remaja berseragam putih abu-abu melakukan aksi kejar-kejaran di tengah jalan raya sekitar pukul 10.19 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, bentrokan ini melibatkan dua kelompok sekolah yang berbeda. Massa yang datang dari arah selatan tersebut diperkirakan berjumlah lebih dari 20 sepeda motor. Polisi yang mendapatkan laporan segera menuju lokasi untuk membubarkan massa dan melakukan pengamanan ketat.

Saksi Mata: Pelajar Bawa Sabuk dan Gear Motor

Seorang pedagang angkringan menyaksikan langsung detik-detik mencekam tersebut. Menurutnya, kelompok pelajar tersebut tiba saat jam istirahat sekolah dan langsung memicu keributan. Aksi tersebut semakin berbahaya karena beberapa oknum pelajar terlihat membawa senjata berbahaya yang sengaja disiapkan.

"Mereka datang rombongan dari arah selatan, ada sekitar 20 motor lebih. Beberapa di antaranya terlihat membawa sabuk dan gear yang diayun-ayunkan," ungkapnya.

Yono juga menambahkan bahwa insiden semacam ini bukan pertama kalinya terjadi di kawasan tersebut. Namun, tawuran kali ini memakan korban jiwa dari salah satu pihak. "Tadi ada yang terluka sampai berdarah dari sekolah lawan," pungkasnya.

Kepolisian Lakukan Pendalaman Motif dan Pelaku

Advertisement

Hingga siang hari, situasi di sekitar Mandala Krida terpantau sudah mulai kondusif. Meski demikian, sejumlah personel kepolisian masih berjaga di beberapa titik strategis untuk mencegah adanya aksi balasan. Para pelajar yang terlibat pun telah membubarkan diri sesaat setelah aparat tiba di lokasi.

Menanggapi peristiwa yang meresahkan masyarakat Jogja ini, Ps Kasihumas Polresta Jogja, Iptu Dani Hasan, menyatakan bahwa pihaknya tengah bergerak cepat mengumpulkan bukti-bukti di lapangan. Kepolisian berkomitmen untuk menindak tegas oknum yang terbukti memicu kerusuhan dan melukai orang lain.

"Kami masih mendalami peristiwa ini dan sedang mengumpulkan data-data terkait para pelaku. Mohon waktu untuk proses penyelidikan lebih lanjut," ujar Iptu Dani Hasan singkat.

Baca Juga: NGERI! Motif Pelaku Klitih Godean Terungkap: Sengaja Keliling Cari Orang untuk Dilukai


Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
Penulis jogja.fin.co.id