News . 30/04/2026, 10:49 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
fin.jogja.co.id – Stasiun Klimatologi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merilis laporan terbaru mengenai sebaran curah hujan harian di wilayah Laskar Mataram. Data yang dihimpun sejak 29 April hingga 30 April 2026 pukul 07.00 WIB menunjukkan bahwa DIY secara umum berada dalam kategori tidak hujan hingga hujan sedang.
Meskipun demikian, beberapa wilayah terpantau mengalami intensitas hujan yang jauh lebih tinggi dibandingkan area lainnya. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi yang beraktivitas di wilayah Sleman bagian selatan dan Kulon Progo bagian barat.
Berdasarkan data riil BMKG, hujan kategori lebat dengan curah mencapai 50 hingga 100 mm per hari terdeteksi di dua titik utama. Wilayah Sleman bagian selatan dan Kulon Progo bagian barat menjadi area dengan intensitas air yang paling tinggi.
"Wilayah D.I Yogyakarta pada umumnya dalam kategori tidak hujan/tidak terukur hingga hujan sedang dengan curah hujan 0 – 50 mm/hari, kecuali Sleman bagian selatan dan Kulon Progo bagian barat dalam kategori hujan lebat," tulis laporan resmi Stasiun Klimatologi DIY melalui akun @staklim_jogja, Kamis 30 April 2026.
Stasiun Klimatologi DIY mencatat curah hujan tertinggi berada di Kabupaten Sleman. Pos Hujan Cebongan di Kapanewon Mlati merekam angka tertinggi mencapai 66 mm per hari.
Sementara itu, wilayah lain seperti Kabupaten Gunungkidul dan sebagian besar Bantul cenderung didominasi oleh hujan kategori ringan hingga sedang. Peta sebaran menunjukkan warna hijau yang melingkupi area timur dan selatan DIY, yang menandakan intensitas hujan berada di kisaran 0.5 hingga 20 mm per hari.
Hujan dengan intensitas sedang (20 – 50 mm/hari) terpantau menyebar di wilayah Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Kondisi cuaca yang fluktuatif ini menuntut warga untuk terus memantau informasi cuaca terkini guna menghindari hambatan dalam mobilitas harian.
Pihak BMKG terus memperbarui data curah hujan ini secara berkala melalui berbagai kanal komunikasi guna memastikan keamanan dan kenyamanan warga di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media