News . 03/05/2026, 11:32 WIB

Kemkomdigi Sebut Video Amien Rais Fitnah Keji: Upaya Pembunuhan Karakter Presiden

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

jogja.fin.co.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) merespons keras beredarnya konten video kontroversial yang melibatkan Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais. Pemerintah mengidentifikasi unggahan bertajuk “JAUHKAN ISTANA DARI SKANDAL MORAL” tersebut sebagai narasi yang memuat fitnah keji dan upaya pembunuhan karakter terhadap Presiden RI Prabowo Subianto serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa konten yang sempat tayang di kanal YouTube Amien Rais Official itu merupakan serangan personal yang tidak berlandaskan fakta. Menurutnya, tindakan tersebut melampaui batas demokrasi digital dan berpotensi besar memicu kegaduhan publik yang destruktif.

Provokasi yang Memecah Belah Bangsa

Meutya Hafid menilai pernyataan mantan Ketua MPR RI tersebut sangat berbahaya karena mengandung unsur ujaran kebencian. Narasi yang dibangun dianggap sengaja untuk merendahkan martabat pimpinan tertinggi negara di mata masyarakat. Pemerintah melihat hal ini bukan sekadar kritik, melainkan bagian dari upaya provokasi sistematis.

“Komdigi menegaskan bahwa isi video tersebut adalah hoaks, fitnah keji, serta mengandung ujaran kebencian. Hal ini berpotensi memecah belah bangsa,” ujar Meutya dalam keterangan resminya melalui akun @kemkomdigi pada Sabtu 2 Mei 2026. Ia menambahkan bahwa ruang digital seharusnya menjadi wadah adu gagasan yang sehat, bukan tempat memproduksi konten yang menyerang kehormatan individu.

Ancaman Pidana UU ITE dan Sikap Partai Ummat

Pemerintah tidak akan tinggal diam dan berencana mengambil langkah hukum sesuai regulasi yang berlaku. Meutya memperingatkan bahwa pembuat maupun pihak yang ikut mendistribusikan video tersebut terancam jeratan UU ITE Nomor 1 Tahun 2024, khususnya Pasal 27A dan Pasal 28 ayat (2). Pantauan di lapangan menunjukkan video berdurasi delapan menit tersebut kini sudah menghilang dari akses publik di YouTube.

Di sisi lain, internal Partai Ummat langsung mengambil jarak dari polemik yang diciptakan pendirinya. Ketua DPP Partai Ummat, Aznur Syamsu, menegaskan bahwa seluruh isi video tersebut murni pernyataan pribadi Amien Rais tanpa kaitan dengan sikap organisasi. Aznur bahkan menyayangkan tindakan Amien yang dianggap tidak mencerminkan sikap seorang tokoh bangsa.

“Kami dari Partai Ummat menyayangkan pernyataan seperti itu. Tidak ada kaitan dengan persoalan bangsa saat ini, Pak Amien Rais offside,” tandas Aznur. Pernyataan tegas partai ini seolah mengonfirmasi bahwa manuver politik Amien Rais kali ini tidak mendapat dukungan dari struktural partainya sendiri.


           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com