News . 05/05/2026, 13:19 WIB

Bentrokan Pelajar di Mandala Krida: Aksi Kejar-kejaran Hingga Jatuhnya Korban Luka

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

jogja.fin.co.id - Ketenangan warga di sekitar simpang Mandala Krida, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, terusik oleh aksi tawuran antarkelompok pelajar pada Selasa 5 Mei 2026 pagi. Insiden yang terekam kamera warga ini mendadak viral di media sosial setelah menunjukkan puluhan remaja berseragam putih abu-abu melakukan aksi kejar-kejaran di tengah jalan raya sekitar pukul 10.19 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, bentrokan ini melibatkan dua kelompok sekolah yang berbeda. Massa yang datang dari arah selatan tersebut diperkirakan berjumlah lebih dari 20 sepeda motor. Polisi yang mendapatkan laporan segera menuju lokasi untuk membubarkan massa dan melakukan pengamanan ketat.

Saksi Mata: Pelajar Bawa Sabuk dan Gear Motor

Seorang pedagang angkringan menyaksikan langsung detik-detik mencekam tersebut. Menurutnya, kelompok pelajar tersebut tiba saat jam istirahat sekolah dan langsung memicu keributan. Aksi tersebut semakin berbahaya karena beberapa oknum pelajar terlihat membawa senjata berbahaya yang sengaja disiapkan.

"Mereka datang rombongan dari arah selatan, ada sekitar 20 motor lebih. Beberapa di antaranya terlihat membawa sabuk dan gear yang diayun-ayunkan," ungkapnya.

Yono juga menambahkan bahwa insiden semacam ini bukan pertama kalinya terjadi di kawasan tersebut. Namun, tawuran kali ini memakan korban jiwa dari salah satu pihak. "Tadi ada yang terluka sampai berdarah dari sekolah lawan," pungkasnya.

Kepolisian Lakukan Pendalaman Motif dan Pelaku

Hingga siang hari, situasi di sekitar Mandala Krida terpantau sudah mulai kondusif. Meski demikian, sejumlah personel kepolisian masih berjaga di beberapa titik strategis untuk mencegah adanya aksi balasan. Para pelajar yang terlibat pun telah membubarkan diri sesaat setelah aparat tiba di lokasi.

Menanggapi peristiwa yang meresahkan masyarakat Jogja ini, Ps Kasihumas Polresta Jogja, Iptu Dani Hasan, menyatakan bahwa pihaknya tengah bergerak cepat mengumpulkan bukti-bukti di lapangan. Kepolisian berkomitmen untuk menindak tegas oknum yang terbukti memicu kerusuhan dan melukai orang lain.

"Kami masih mendalami peristiwa ini dan sedang mengumpulkan data-data terkait para pelaku. Mohon waktu untuk proses penyelidikan lebih lanjut," ujar Iptu Dani Hasan singkat.

Baca Juga: NGERI! Motif Pelaku Klitih Godean Terungkap: Sengaja Keliling Cari Orang untuk Dilukai


           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com