News . 05/05/2026, 22:36 WIB

Heboh! Pemancing Temukan Anak Buaya di Sungai Opak Bantul, Diduga Induk Masih Berkeliaran

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

jogja.fin.co.id - Warga di sekitar aliran Sungai Opak, tepatnya di kawasan Bintaran Kulon, Kabupaten Bantul, mendadak geger setelah seorang pemancing menemukan seekor anak buaya pada Selasa 5 Mei 2026. Penemuan ini memicu kekhawatiran warga akan keberadaan induk buaya yang diduga masih berkeliaran di sepanjang aliran sungai tersebut.

Awalnya, pemancing yang menemukan reptil tersebut sempat mengira hewan yang mendekatinya adalah seekor biawak biasa. Namun, setelah dilakukan pengamatan lebih dekat, suara warga dalam rekaman video menegaskan bahwa hewan tersebut merupakan buaya asli.

"Iki dudu mliwis, dudu biawak, iki buaya asli (Ini bukan mliwis, bukan biawak, ini buaya asli)," suara warga dalam video tersebut menegaskan identitas reptil pemangsa itu.

Evakuasi Cepat Tim Damkarmat Bantul

Merespons laporan masyarakat, tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bantul segera terjun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Petugas bersama warga bahu-membahu mengamankan anak buaya tersebut agar tidak membahayakan aktivitas masyarakat di sekitar bantaran sungai.

Penangkapan berlangsung lancar tanpa ada korban luka. Pemerintah Kabupaten Bantul melalui kanal medianya mengonfirmasi bahwa setelah diamankan, predator tersebut tidak akan dilepaskan kembali ke sungai pemukiman warga.

"Selanjutnya buaya tersebut akan diserahkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan DIY," tulis pihak Pemkab Bantul dalam keterangan resminya.

Peringatan bagi Warga dan Pemancing

Penemuan anak buaya ini menjadi sinyal kewaspadaan bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang sering menghabiskan waktu memancing atau beraktivitas di pinggir Sungai Opak. Munculnya anak buaya biasanya mengindikasikan adanya keberadaan induk atau kelompok buaya lain di ekosistem perairan tersebut.

Hingga saat ini, pihak terkait terus memantau situasi di sekitar Bintaran Kulon untuk memastikan tidak ada ancaman predator lain yang muncul. Pemerintah setempat mengimbau warga agar tetap tenang namun meningkatkan level kewaspadaan saat berada di area terbuka dekat perairan.

"Kepada para pemancing tetap hati-hati dan selalu waspada njih," pesan Pemkab Bantul kepada seluruh warga.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com